8 Langkah Awal Memulai Berkebun

Langkah awal mempersiapkan lahan merupakan hal yang tak kalah penting dan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam aktivitas berkebun.

Berikut ini merupakan langkah-langkah mempersiapkan lahan untuk menanam bunga, tumbuhan buah-buahan dan sayur mayur dengan cara yang sederhana mulai dari perencanaan hingga pada pengolahan tanah.

1. Lintasan sinar matahari
Bibit tumbuhan yang akan anda pindahkan ke lahan yang gres memerlukan tanah yang subur serta sinar matahari yang cukup. 

Lakukan pengamatan pada kebun anda pada pagi, siang, dan sore hari. Ambil foto jikalau dirasakan perlu. Tanaman sayur mayur membutuhkan sinar matahari penuh setidaknya 6 jam penyinaran sepanjang hari. Adapula jenis tumbuhan tertentu yang membutuhkan penyinaran matahari sebagian yaitu setidaknya 3 hingga 6 jam setiap hari. Sedangkan jenis tumbuhan teduh hanya membutuhkan 2 hingga 3 jam penyinaran sinar matahari sepanjang hari. 

Jumlah intensitas sinar matahari akan memilih jenis tumbuhan yang bisa anda pilih. Kini anda bisa memastikan pada area mana di kebun anda yang mendapatkan sinar matahari penuh, sebagian, dan teduh di sepanjang hari. Tanaman sayur mayur membutuhkan sinar matahari penuh, oleh sebab itu anda harus menempatkannya pada area yang terpapar penuh sinar matahari sepanjang hari.

2. Buatlah garis batas kebun 
Beri tanda pada lahan atau pekarangan yang akan anda rencanakan sebagai kebun (bedengan). Anda bisa memakai selang taman atau cat lansekap untuk menandai batas kebun anda. Anda bisa mendesain bentuk kebun anda secara bebas sesuai keinginan, namun sebaiknya hindari bentuk sudut sebab akan menyulitkan dalam pengolahan dan pemeliharaannya.

Bentuk kurva yang lembut akan terasa lebih alami dibandingkan bentuk sudut. Buatlah desain yang memungkinkan bagi anda jikalau akan memperluas kebun (bedengan) di masa mendatang.

3. Lakukan uji lab tanah
Sebagai orang awam mungkin anda kurang begitu paham wacana kandungan nutrisi pada tanah. Anda bisa memanfaatkan jasa pelayanan uji lab (tes) tanah yang biasanya tersedia di kampus maupun institusi pemerintahan. Alamatnya bisa anda cari di google.

Ambil sampel tanah sedalam 6 inchi dari 5 hingga 10 titik yang tersebar di kebun anda.  Aduk secara merata di dalam baskom yang higienis dan diamkan hingga kering (bisa hingga beberapa hari). Kirimkan sampel tanahnya dan dalam waktu 2 ahad anda akan mendapatkan balik hasilnya. Hasil uji lab akan memberitahukan kadar nutrisi pada tanah anda ketika ini, jenis nutrisi apa saja yang seharusnya ada, serta jenis dan jumlah pupuk yang harus anda tambahkan. Lakukan uji sampel tanah setiap tiga hingga lima tahun.

4. Membuat bedengan

Potong dan gali tanah mengikuti bentuk/pola yang sudah dibentuk sebelumnya. Gunakan sekop berbentuk persegi untuk menggali tanah sedalam kurang lebih 6 inchi.
Pembuatan alur tanam (bedengan) ini selain berfungsi sebagai daerah tumbuh tumbuhan juga memperlancar drainase di sekitar kebun.

5. Hilangkan rumput
Rumput harus dihilangkan sama sekali atau mereka akan tumbuh kembali jikalau anda tidak memangkas habis semuanya hingga ke akar-akarnya. Gunakan pisau pemotong rumput untuk memotong rumput hingga ke bawah akarnya. Iris secara perlahan mirip bentuk persegi, memanjang dan sanggup digulung. Tanah bekas rumput bisa diganti dengan pupuk kompos. Cara lain untuk memusnahkan rumput yakni dengan memakai mulsa atau plastik yang dibentangkan secara merata menutupi keseluruhan area rumput yang akan dihilangkan. Dibutuhkan waktu 6 hingga 8 ahad hingga rumput benar-benar mati sebab ditutup plastik.

6. Hindari rumput gunakan pembatas
Batas tepian taman akan selalu menjadi hal yang menarik dan eye catching pada kebun anda. Tambahkan pembatas berupa susunan kerikil atau paving di sekeliling kebun. Pembatas ini selain mempercantik kebun anda juga membantu mencegah serangan rumput dari lahan sebelah untuk memasuki kebun. Jika rerumputan liar sudah mulai memasuki kebun, maka akan semakin susah dan merepotkan dalam perawatannya. Pastikan lebar pembatas minimal 4 inchi untuk memastikan rumput liar tidak memasuki ke area kebun kita.


7. Suburkan tanah 
Lakukan penyuburan tanah sebelum melaksanakan penanaman. Hasil uji tanah akan memberitahukan jenis pupuk yang benar-benar diharapkan kebun anda.

Label dalam kemasan pupuk biasanya mengandung tiga unsur utama nutrisi yaitu nitrogen, phospor, dan potassium. Namun jikalau kebutuhan nutrisi tanah anda hanya satu unsur, anda tidak perlu ragu-ragu untuk menambahkan pupuk yang hanya mengandung satu unsur saja.



8. Perkaya unsur hara tanah 
Kandungan unsur hara dalam tanah sanggup diperkaya dengan menambahkan material organic mirip pupuk kompos, pupuk kandang, gambut dan lumut. Hal ini bisa memperlancar drainase air di tanah yang cenderung liat dan bisa menahan air di tanah yang cenderung berpasir, mengakibatkan tanah bersifat permeable sehingga mendorong pertumbuhan akar tanaman. Lingkungan organik juga menarik banyak organisme untuk berkembang biak disana dan meninggalkan nutrisi yang bermanfaat di dalam tanah. 

Sebarkan 2 hingga 4 jenis material organik secara merata ke seluruh area kebun. Campur aduk dan satukan dengan tanah, yaitu dengan cara menggali memakai cangkul atau sekop hingga kedalaman 6 atau 10 inchi. Pastikan semoga material organik yang disebar bisa tercampur tanah dengan baik. (familyhandyman)