Strategi Dalam Pencahayaan Dan Penghawaan Alami

Rumah yang sehat yakni dambaan setiap anggota keluarga. Dengan gaya hidup yang kembali pada alam seharusnya kita sanggup bertindak lebih smart dalam memanfaatkan alam sekitar untuk mendukung kenyamanan hidup keluarga kita di dalam rumah. Rumah sanggup jelas tanpa menyalakan lampu penerangan yang berlebihan di siang hari, namun juga tidak terlalu panas sampai-sampai harus memakai AC.



Oleh alasannya yakni itu setiap ruang di rumah kita harus ditentukan jumlah dan posisi bukaan (jendela dan ventilasi) menurut arah sinar matahari dan angin sesuai dengan kondisi iklim tropis di negara kita.

Kamar tidur sebaiknya menghadap ke arah antara  sisi tenggara dan timur laut. Dari arah ini sinar matahari pagi akan lebih optimal didapatkan dibanding panas matahari sore sehingga memperlihatkan imbas yang baik bagi kesehatan. 


Ruang keluarga, ruang tamu, dan ruang makan disarankan menghadap ke arah barat bahari atau barat daya. Arah hadap ini akan memperlihatkan pencahayaan alami yang lebih hangat. Suhu udara di dalam ruangan ini akan menjadi lebih hangat, oleh alasannya yakni itu sangat disarankan untuk menambah jumlah ventilasi sehingga udara panas di dalam ruangan sanggup berganti dan bersirkulasi dengan lancar.

Kamar mandi sangat disarankan untuk menghadap ke arah sinar matahari pribadi yaitu ke arah barat atau timur untuk mengurangi tingkat kelembapan yang tinggi di dalam ruangan. 


Area dapur mempunyai suhu yang tinggi alasannya yakni dipakai sebagai daerah memasak. Untuk mengurangi suhu ruangan sebaiknya ruang dapur dibentuk menghadap ke sisi utara atau selatan.


Secara keseluruhan untuk mengurangi intensitas cahaya matahari pribadi sebaiknya pintu dan jendela menghadap ke sisi utara atau selatan. Makara untuk mendapat pencahayaan dan penghawaan alami yang nyaman ke seluruh ruangan maka arah hadap bangunan atau tampak muka rumah sebaiknya menghadap ke arah utara atau selatan. Semoga bermanfaat.